Saya membaca sebuah studi kemarin. Dikatakan bahwa tahun lalu, lebih dari separuh dari kita benar-benar memilih untuk tidak melakukan liburan penuh dari pekerjaan kita.
Pertanyaan: Tidakkah menurut Anda sangat gila sehingga banyak dari kita mulai bekerja bahkan ketika kita tidak perlu berada di sana? Kali kita bisa berada di pantai yang dikuburkan di pasir atau keliling bumi, kita habiskan di kantor, traveling dari meja ke meja, dikuburkan dalam dokumen.
Lihat, di dunia yang kacau ini, semuanya berjalan begitu cepat. Kami sangat sibuk-sepertinya nama tengah semua orang adalah "Multitask." Tapi sekarang, sekarang sebelum Anda pergi dan bertindak lebih suci dari pada Anda, berapa banyak tab tambahan yang telah Anda buka di komputer Anda sekarang?
Lihat, kita semua butuh waktu untuk melepaskan diri dari perlombaan, untuk keluarga, teman, demi keadaan mental kita, waktu untuk mundur, mengisi ulang, dan menyambung kembali - tidak melapor ke kantor melalui email yang seharusnya di redirect.
Karena hidup, ladies and gentlemen, adalah semua tentang saat-saat. Tak seorang pun dalam sejarah yang pernah mampu bertahan pada satu - tidak ada satu jiwa pun. Dan Anda tidak pernah mendapatkannya kembali. Lihat, ada satu pergi!
Tidak melakukan over, tidak ada rewind, tidak ada menu root DVD untuk melompat ke scene sebelumnya. Tanyakan kepada diri sendiri, Berapa banyak perjalanan yang hampir Anda jalani? Berapa banyak pemandangan yang hampir Anda lihat? Sudah berapa lama Anda kehilangan pemikiran tentang yang berikutnya? Berpikir bahwa begitu Anda mendapatkan ini atau sampai di sana, mungkin itu akan menjadi yang terbaik?
Hidup telah mengajarkan kepada saya bahwa semua yang akan kita miliki adalah "sekarang." Tapi biarlah saya jelas sekali, saya tidak mengatakan untuk berhenti dari pekerjaan Anda, walaupun saya tahu Anda pantas berlibur enam bulan, dua kali setahun.
Tapi bagaimana dengan langkah-langkah kecil? Perjalanan singkat dengan tarian panjang, tidak ada gangguan. Luangkan waktu bersama keluarga dan bukan rekan kerja, meditasi bukan kejengkelan. Ganti screensaver kami dengan matahari terbit, Palm Pilot dengan pohon palem, mesin fotokopi yang macet, saya benar-benar membenci mesin fotokopi yang macet.
Hal yang paling berharga yang kita miliki dalam hidup adalah saat-saat. Mari kita manfaatkan sebagian besar dari mereka sebelum mereka menghilang. Mari kita lihat dunia sementara kita masih bisa dan menghargai mereka sementara mereka masih di sini.
Karena ketika hidup kita hampir berakhir, tidak masalah berapa banyak uang yang kita hasilkan, atau jam kerja kita, atau saat kita mendapat Employee of the Month.
Apa yang akan kita lihat kembali adalah kenangan yang kita buat, jam-jam yang kita habiskan dengan orang-orang yang kita cintai, dan apakah kita Bapak Bulan Ini, Ibu dari Tahun, Sahabat Seumur Hidup.
Liburan harus menjadi saat dimana kita pergi dan datang bersama. Mulai sekarang, ayo kita berlibur bersama dan benar-benar hadir - menciptakan kenangan yang akan bertahan selamanya.





