1. Perlindungan fisik
Disimpan di kantong makanan perlu menghindari ekstrusi, benturan, getaran, suhu dan fenomena lainnya.
2. Perlindungan Shell
Shell bisa membuat makanan dan oksigen, uap air, noda dan lainnya yang terpisah, anti bocor juga merupakan faktor penting dalam desain kemasan. Beberapa kemasan termasuk desiccant atau deoxidizer untuk memperpanjang umur simpan. Kemasan vakum atau pemompaan udara di dalam tas juga merupakan metode kemasan makanan utama. Melestarikan makanan di rak hidup yang bersih, segar dan aman adalah fungsi utama tas.
3. Paket ke dalam paket yang sama
Benda kecil yang sama ke dalam paket adalah cara yang baik untuk menghemat volume. Bubuk dan benda granular perlu dikemas.
4. Komunikasikan informasi
Kemasan dan pelabelan untuk memberi tahu orang bagaimana kemasan atau makanan digunakan, dikirim, didaur ulang atau diproses.
5. Pemasaran
Pemasaran sering menggunakan label kotak untuk mendorong calon pembeli membeli barang. Desain kemasan selama puluhan tahun telah menjadi fenomena yang sangat penting dan terus berubah. Komunikasi pemasaran dan desain grafis diterapkan pada kotak kemasan dan (untuk beberapa alasan) sorotan menunjukkan penjualan.
6. aman
Kemasan dapat memainkan peran penting dalam mengurangi risiko keselamatan transportasi. Tas juga bisa mencegah agar makanan tidak dikembalikan ke barang lain. Kemasan makanan juga bisa mengurangi kemungkinan makanan dicuri. Beberapa kemasan makanan sangat kuat dan ada label anti-pemalsuan, perannya adalah melindungi kepentingan bisnis dari kerugian. Tas kemasan bisa memiliki logo laser, warna khusus, sertifikasi SMS dan label lainnya. Pengecer lain untuk mencegah pencurian, tas kemasan makanan yang ditempel dengan label pemantauan elektronik, dan konsumen lainnya mendapatkan ekspor toko untuk degaussing.
7. Kenyamanan
Kemasannya mungkin tersedia untuk memudahkan akses, penanganan, penumpukan, display, penjualan, pembukaan, pemuatan ulang, penggunaan dan penggunaan kembali.
